Ada yang udah pernah baca buku ini? Gals, I was amazed when I read it. Jujur aja gue tertarik beli bukunya cuma karena gue suka covernya. Gue sama sekali gak expect ceritanya bakal bagus ato gimana.
Tadinya gue pikir cerita ini bakal mirip family saga favorit gue, For One More Day-nya Mitch Albom. Tapi ternyata engga. Buku ini lebih banyak bercerita tentang kesempatan kedua.
Kesempatan kedua bagi Julia Walsh untuk mengenal ayahnya lebih dekat setelah memusuhi si ayah selama 20 tahun. Kesempatan kedua bagi Anthony Walsh untuk memperbaiki kesalahan masalalu yang membuat putrinya membencinya. Kesempatan kedua bagi Julia Walsh untuk menemui cinta pertamanya, Thomas Meyer, yang dia pikir sudah meninggal.
Yang bikin gue amazed banget adalah usaha Anthony Walsh untuk bisa deket sama anaknya lagi; dia memutuskan untuk pura2 mati dan minta dikubur pas hari pernikahan Julia. Abis itu dia nyamar jadi robot yang diberi transplantasi memori Anthony. 'Robot' ini menemani Julia keliling Eropa, mencari Thomas Meyer, sambil membuktikan bahwa mereka masih sepasang ayah-anak yang saling sayang.
Cerita ini ngebuka pikiran gue banget, bahwa kadang2 kita berpikir bahwa ada orang yang nggak sayang sama kita, padahal sebenernya nggak gitu. Hanya saja orang itu menyayangi kita dengan caranya sendiri, bukan dengan cara yang kita mau.
Novel ini strukturnya sempurna kalo menurut gue. Sedikit lambat dan membosankan di bagian awal, humor dan hal-hal konyol tapi sweet di bagian tengah, dan kejutan di bagian akhir. Manis tanpa harus bikin nangis.
Udah ah, gue gak bisa ngegambarin lebih jauh lagi. Intinya buku ini bermutu banget. Worths for 4 stars lah.
Yippie Kay Yay!
Astri Nindita Hastjarjo
0 komentar:
Posting Komentar